Harga per Gram Obat HIV Lebih Mahal dari Harga Emas

Apa yang membuat harga obat-obatan mahal?



Apakah untuk biaya pengembangan dan penelitian? Atau memang harga obat-obatan yang dapat menyelamatkan nyawa tersebut sengaja dinaikkan begitu tinggi dengan menyalahgunakan sebuah sistem yang pada awalnya diperuntukkan agar inovasi dan kreasi dapat terus berkembang.
Sistem tersebut disebut dengan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).


Apa yang Anda ketahui tentang HAKI?

HAKI dibuat untuk melindungi para innovator yang menemukan penemuan baru dalam bentuk produk atau proses dalam membuat produk. Dengan mendaftarkan inovasi mereka dengan hak paten, mereka dapat mempergunakan inovasi tersebut secara ekslusif. Misalnya, sebuah perusahaan telepon genggam menemukan inovasi layar jenis terbaru dan mendaftarkan paten untuk inovasi tersebut. Dengan itu mereka dapat menjual produk telepon genggam mereka lebih mahal daripada telepon genggam lain karena perusahaan lain tidak memiliki hak untuk memproduksinya. Terdengar adil dan baik-baik saja dan kebanyakan orang akan berpikir bahwa itu adalah hak mereka karena mereka yang membuat inovasi tersebut.

Tapi apakah anda tahu yang terjadi apabila HAKI diterapkan pada obat-obatan?

HAKI tidak hanya diterapkan pada produk sehari-hari tapi juga obat-obatan yang dapat menyelamatkan nyawa, contohnya adalah obat HIV. Di Amerika Serikat, per gram Dolutegravir memiliki harga yang fantastis yaitu $ 1,000 yang jauh lebih tinggi dari harga emas per gram yaitu $ 42. Apa alasannya? Apakah biaya produksinya? Apakah biaya penelitian yang begitu mahal sehingga obat-obatan yang dapat menyelamatkan nyawa pun harus dihargai begitu mahal? Jawabannya, perusahaan yang memiliki paten dapat menetapkan harga setinggi-tingginya, hanya karena mereka memiliki hak dan dilindungi oleh HAKI.


Dunia merayakan World IP Day atau Hari Kekayaan Intelektual setiap tanggal 26 April untuk merayakan inovasi dan kreasi baru yang dapat mendorong para innovator untuk terus menemukan hal-hal baru yang dapat memberikan manfaat pada manusia. Tapi kita perlu ingat bahwa HAKI selalu disalahgunakan untuk melindungi perusahaan-perusahaan rakus. Tidak hanya obat HIV tapi juga obat-obatan lain seperti obat kanker, TBC, ginjal, jantung, dan masih banyak lagi yang memiliki harga fantastis. Perusahaan-perusahaan tersebut terus-terusan mengambil untung dari rasa sakit dan nyawa orang lain hanya karena mereka mampu dan memiliki hak untuk melakukan itu dan mereka dilindungi oleh hukum.

Pada #WorldIPDay yang diperingati hari ini, kami ingin mengingatkan bahwa penyalahgunaan HAKI pada obat-obatan sama saja dengan memberikan keuntungan yang tidak wajar dan tidak adil oleh industry farmasi dan berdampak pada pasien yang sudah sakit semakin sakit.

No comments